Translate

Sabtu, 24 November 2012

Cara mengisi Catridge Printer Canon dan HP

Cara mengisi Catridge Printer Canon dan HP
Printer memang perangkat pendukung computer yang sangat familier di dunia, printer biasa digunakan untuk mencetak dokumen, gambar desain, foto ataupun yang lainnya…., Namun pada perkembangannya sekarang juga ada printer 3 in 1 dimana bisa untuk scan gambar ataupun fotocopy.
Namun pada prinsipnya printer yang 3 in 1 ataupun yang berfungsi untuk mencetak saja kegunaannya hamper sama, media outputnya tetap cetakan pada media kertas.  Saat kita membeli printer baru maka semua terlihat lancer saja namun saat kita mencetak dalam skala yang banyak maka lama-lama tinta pada catridge akan habis, bila habis maka hasil cetakan akan putus-putus dan akhirnya tidak tampak sama sekali.
Agar catridge kita awet maka sebelum terjadi kerusakan sebaiknya kita isi catridge kita dengan tinta yang sesuai, biasanya dalam kemasan tinta isi ulang ada spesifikasinya. Untuk merk bisa disesuaikan dengan bagjed dan selera masing-masing, namun saya sarankan anda bisa membeli dalam kemasan botol dengan isi 100ml karena akan lebih murah jatuhnya dibandingkan bila anda membeli yang dalam kemasan suntik yang hanya berisi 40ml.
Banyak yang tidak tahu kalau ternyata cartridge Canon menggunakan teknologi thermal untuk mengalirkan tinta waktu kita mencetak dokumen dan ternyata tinta selain berguna untuk mencetak ternyata juga sebagai pendingin head cartridgenya. Ternyata apabila kita memaksakan cartridge untuk mencetak dengan kondisi tinta sudah hampir habis bisa menyebabkan kerusakan pada head  Cartridgenya karena pada waktu head cartridge melakukan pemanasan untuk proses cetak tanpa disertai tinta sebagai pendinginnya, maka akan ada komponen di head cartridge yang akan hangus sehingga tidak bisa digunakan lagi
By the way setelah tinta tersedia maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1.       Hidupkan printer.
2.       Buka tutup pada printer, tunggu sesaat agar catridge pada posisi ditempatnya.
3.       Copot catridge dengan cara ditekan bagian belakang catridge kebawah. Setelah itu ambil. Perlu diketahui saat membawa catridge jangan sampai menyentuh head catridge karena akan membuat rusak catridge karena dari sentuhan tangan kita bisa menutup pori-pori dan bisa terjadi penyumbatan.
4.       Buatlah lubang menggunakan bor kecil atau paku kecil di tempat yang ditentukan. Dapat anda lihat pada catridgenya lepaslah stiker yang menempel dibagian atas catridge lalu lihatlah maka pada permukaannya ada sebuah lingkaran buatlah lubang pada lingkaran tersebut, untuk catridge HP dibelakang stiker sudah ada lubang jadi tidak perlu dilubangi lagi tapi untuk canon harus dibuat lubang terlebih dahulu.
5.       Isi catridge sesuai dengan warnanya. Untuk hitam mungkin tidak ada masalah namun untuk catridge warna maka isilah sesuai dengan warnanya jangan sampai keliru, untuk tipe canon pada gambar berikut ini.
Sedangkan untuk Catridge printer HP dapat anda lihat pada gambar berikut:
6.       Isilah tinta seperlunya saja jangan terlalu banyak karena akan tumpah dan jaga agar jangan sampai mengotori pin-pin yang ada karena bisa menyebabkan konsleting, sebelum itu terjadi maka jaga pin-pin pada bagian depan catridge dalam keadaan bersih dan kering.
7.       Tutup lubang tempat mengisi tadi dengan isolasi atau lakban.
8.       Sebelum anda pasang cek kondisi catridge anda bila bagian head nya kotor atau ada tintanya maka laplah dengan tissue basah atau tissue kering yang anda basahi dengan alcohol, sedang pada bagian pin-pin bisa lap dengan tissue kering.
9.       Pasang kembali catridge anda, Printer anda siap digunakan kembali.
Cara ini sudah penulis coba dan berdasarkan pada pengalaman penulis, Penulis menggunakan printer Canon Ip1800 dan Printer HP3744, Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!!!

Cara Mengenali 7 Arti Lampu Kedip Printer Canon Pixma IP dan Solusinya

Cara Mengenali 7 Arti Lampu Kedip Printer Canon Pixma IP dan Solusinya
Ketika kita melakukan aktivitas pekerjaan baik baik di kantor, di rumah ataupun bagi yang masih sekolah tentu tidak asing dengan perangkat computer dan printer. Namun seringkali saat kita ingin mencetak hasil pekerjaan, kita sering dihadapkan pada masalah printer yang ngadat. Untuk printer Canon saat printer mengalami masalah biasanya dapat terlihat dari lampu yang berkedip. Kali ini saya ingin memberikan sedikit pencerahan untuk permasalahan tersebut :
*        Kedip 7 kali hijau, Kedip 7 kali oranye berkedipbergantian. Waste Ink Pad Full / Ink Absorber Full. Printer memerlukan reset menggunakan software general tool resetter atau Ip Tool.
*      Kedip 3 kali Oranye, Kedip 1kali hijau. Terjadi masalah di mekanik printer.
*      Kedip 4 kali oranye, Kedip 1kali hijau. Printer absorber full (Waste Ink Pad Full). Printer memerlukan software resetter menggunakan software general tool resetter.
*      Kedip 5 kali oranye, Kedip 1 kali hijau. Cartridge Color atau black bermasalah. Masalah ini timbul bisa karena konektornya kotor atau chip IC rusak. Silakan Anda bersihkan terlebih dahulu menggunakan penghapus pensil konektor yang terdapat di cartridge dan cobalah pasang kembali. Jika tidak bisa gantilah cartridge Anda.
*      Kedip 7 kali oranye, Kedip 1 kali hijau. Ada indikasi cartridge yang warna rusak. Biasanya terjadi pada printer Canon IP1980 blink.
*      Kedip 7 kali oranye 1 kali hijau. Solusinya ganti Cartridge warna. Kerusakan Cartridge disebabkan oleh beberapa hal misalnya chip IC rusak, kotornya konektor atau Penyebab lain. Cobalah terlebih dahulu membersihkan konektor sebelum melakukan penggantian cartridge.
*      Kedip 8 kali oranye, Kedip 1 kali hijau. Merupakan indikator bahwa Ink tank full. Printer Anda perlu di reset menggunakan general tool resetter.
*      Kedip 14 kali / Kedip 15 kali oranye, Kedip 1 kali hijau. Ada kemungkinan cartridge hitam harus diganti. Cobalah terlebih dahulu membersihkan konektor cartridge karena kemungkinan kotor sehingga koneksinya tidak lancar.
Selamat mencoba!!! Untuk cara reset printer canon akan saya postingkan lain waktu….