Translate

Selasa, 11 Juni 2013

SINOPSIS KETIKA HATI BICARA



Sinopsis
Karisma, gadis yang sangat menyanyangi ibunya.... dia rela melakukan apa saja demi pengobatan ibunya. Menjual motor kesayanganya, menggadaikan sertifikat rumahnya, hingga pinjam uang kerentenir untuk biaya pengobatan ibunya.  Hutang yang begitu banyaknya membuat karisma terpaksa harus menjual kehormatannya kepada samuel sang milyader muda yang gila akan pekerjaan dan wanita.  Setelah beberapa pertemuan perasaan timbul dihati samuel dan keinginan untuk memiliki karisma begitu kuat hingga berbagai macam cara digunakan untuk bisa memilikinya. Sedangkan karisma masih belum bisa melupakan cinta pertamanya, jeremi. Cinta yang selalu dinantinya, saat cinta itu datang dari jeremi, karisma merasa terikat dengan samuel. Kini karisma menjadi bimbang dan merasa dipersimpangan jalan. Jeremi  !!! cinta pertamanya, lembut, pintar dan bertanggung jawab    atau kah samuel !!! laki-laki pertamanya, dingin, arogan, dan overprotektif .
Nantikan part 1

LOVE STORY SHILLA PART 2



Bab 2

aku memutuskan pindah keluar kota, kota yang benar-benar bisa melupakan adit, tidak ada adit, tidak ada kenangan tentangnya, semuanya serba baru..aku lulus dengan peringkat terbaik sehingga tidak sulit untuk memperoleh pekerjaan dan hari ini hari pertama aku kerja disalah satu perusahaan asing dijakarta,, hidup sendirian dikota membuatku sadar akan siapa diriku... perempuan dari panti asuhan dan juga perempuan yang dicampakkan kekasihnya. Aku tersenyum miris menyadari akan hal itu...
“sudah lama menunggu nona shilla” sontak aku dikagetkan dengan suara pak erik, orang kepercayaan direktur utama perusahaan ini.
“oh maaf...saya baru saja datang dan tolong panggil saja saya shilla”  aku bisa melihat kalau pek erik sedang memperhatikan penampilanku.. jelas saja aku merasa tidak seperti perempuan-perempuan dikantor ini yang mengenakan pakaian mahal.
“baguslah... itu berarti anda tidak menunggu saya terlalu lama”.  
Enak saja udah hampir satu jam kali aku menunggumu   , kataku dalam hati
“anda merupakan salah satu perempuan yang beruntung karena bisa lolos seleksi demi jabatan ini, mari ikut saya. Saya akan menjelaskan pekerjaan anda”. Aku hanya menggauk dan berjalan mengikuti pak erik,, aku  berkali-kali ternganga dengan fasilitas perusahaan ini, jauh lebih mewah dari yang aku bayangkan. Masuk lift saja harus memakai kartu identitas begitu juga dengan masuk ruangan.  Aku merilik pak erik,, pria tampan yang sedikit botak ini benar-benar pendiam hanya menjelaskan beberapa pekerjaan yang akan aku kerjakan selain itu diam. 
Ping!!! Pintu lift itu terbuka dan aku kali ini benar-benar ternganga akan keindahan ruangan yang super besar, granit besar yang mengkilat dengan dinding yang kokoh dihias dengan batu alam, lukisan-lukisan mahal terpampang didinding ruangan.  Dan pendanganku berhenti ketika melihat pintu besar yang tertutup rapat, sesaat aku bisa tahu kalau itu ruang pemilik perusahaan.
Tok...tok... tok.... tanpa ada yang mempersilahkan masuk pak erik membuka pintu itu dan masuk, aku yang dari tadi dibelakangnya mengikut saja ibarat anak ayam yang takut akan kehilangan ibunya. Aku tidak henti-hentinya menoleh kanan kiri melihat dan mengagumi keindahan ruangan ini... begitu nyaman.. pemandangan langsung menghadap kepusat kota, sepasang sofa hitam yang elegan ditempatkan disudut ruangan dan aku lihat diruangan ini ada toilet dan tempat tidur... hem pasti sang CEO sering lembur kataku dalam hati. Tiba-tiba aku merasakan tatapan membunuh dari seberang sana, mengintimidasi suasana,  aku merasakan sedikit gugup...
“pak samuel ,  ini sekretaris bapak yang baru,, nona shilla ini lulusan terbaik dari salah satu universitas dibandung , dia akan  membantu bapak dalam pekerjaan”...
Aku lihat samuel tidak berkata apapun bahkan dia semakin menatapku dalam-dalam , mengawasiku dari ujung kaki sampai ujung kepala.. kakiku sedikit gemetar pantas saja dia selalu berhasil memenangkan proyek dari perusahan-perusahaan asing tatapan itu membuat lawan yang berhadapaan dengannya tidak bisa berkutik  yah seperti diriku berdiri dengan kaki gemetaran. Bertahan shilla.. bertahan shilla jangan sampai jatuh , kata-kata itu ibarat mantra ditubuhku agar aku terlihat percaya diri.  
Sepasang mata yang indah, hidung mancung, bibir yang terlihat merah dengan kulit pusih bersinar menandakan kalau dia bukan orang lokal asli. penampilan yang luar biasa dengan setelan jas  yang didesain khusus dengan postur tubuhnya  membuatnya semakin percaya diri untuk mengalahkan lawan bisnisnya. Aku menelan ludah ... ya tuhan  dia benar-benar tampan.
“namanya ashilla rahmawati, berkas identitasnya sudah ada dimejanya bapak”
Lelaki itu berjalan menuju meja kerjanya dan mengambil berkas identitasku. Sungguh elegan sekali langkahnya pantas saja diusia semuda ini dia sudah memimpin beberapa perusahaan. Berkas yang belum sempat dibacanya dilempar  ke meja sebelah kanan nya hingga menyebabkan vas bunga cantik itu oleng, tanpa sadar aku sudah melotot karena terkejut akan sikap dinginnya. Pak erik hanya tersenyum menanggapi reaksiku...
“erik aku tidak butuh akan identitas itu bagiku sama saja,,  antarkan langsung ketempatnya dan suruh mulai mengetik beberapa laporan tentang perjanjian dengan pihak cina”.
 Huh... aku menghembuskan napas... sombong sekali laki-laki ini,,kalau aku tidak butuh pekerjaan ini aku pasti sudah angkat kaki dari perusahaan ini.
“saya mengerti pak..., nah shilla mulai sekarang kamu yang akan membantu pak samuel mengingatkan dan menyusun jadwal kegiatan sehari-harinya dan pekerjaan yang sekiranya beliau membutuhkan bantuan anda”
“baik pak” jawabku singkat ku lirik sekali lagi laki-laki diujung sana yang tampaknya acuh dengan keberadaanku.
“kalau begitu pak samuel kami permisi dulu, ingin melanjutkan pekerjaan yang tertunda”. pak erik menunduk tanda untuk meninggalkan ruangan aku pun mengikuti sikap pak erik.
*******
Samuel
Aku mengambil map yang sempat tadi aku lemparkan dimeja kerjaku ,, wajahnya mengingatkanku kepada seseorang, seseorang yang dulu sangat aku cintai,,, ashilla rahmawatii nama itu langsung terekam dikepalaku,  aku mulai membaca identitasnya
Nama : Ashilla rahmawati
Tempat dan tanggal lahir : Bandung, 25 desember 1989
Tempat tinggal : jl. Rambutan no 4b, kaligangga jakarta selatan
Belum selesai membaca aku tutup map yang berwarna hijau itu.. ada apa denganku, biasanya aku tidak peduli akan siapa sekretaris baruku  hanya karena wajahnya mirip luna,,, kekasih samuel yang meniinggal karena kecelakaan 3 tahun lalu di new york, wajah samuel keringat dingin,,, tangannya mengepal akibat kemarahan. Sejak kecelakaan itu dia selalu menyalahkan dirinya sendiri karena tidak bisa menjaga luna. Samuel menarik napas beberapa kali untuk menenangkan amarahnya.. dia tidak mau lepas kendali lagi,,, kata dokter psikolognya ia harus pandai pandai mengontrol emosinya....
*****
Setiap kali aku datang dari rumah dan berjalan kedalam kantorku aku selalu menoleh kearah sekretaris baru itu... tidak tau kenapa. Minggu-minggu ini dia berkali-kali mengingatkanku akan pertemuan dengan rekan bisnis,,, tetapi aku tanggapi dengan dingin. Suatu hari aku menyuruhnya membuatkan kopi  dan berkali-kali aku memarahinya karena rasanya tidak persis apa yang aku inginkan,, dia tidak mengeluh ataupun menangis seperti luna,, aku semakin marah karena dia tidak mirip sama sekali dengan luna hanya wajah mereka yang mirip.  Lambat laun aku menyadari kalau dia berbeda...
Seiring berjalannya waktu kecantikan shilla diperbincangkan dikalangan manager promosi dilantai dasar,  tidak sengaja aku mendengar beberapa karyawan membicarakan kecantikannya dan berusaha mengajaknya kencan,, aku yang merasa tidak suka akan gosip itu dan tiba-tiba aku ingin marah....
*****
shilla
Aku mulai terbiasa dengan pekerjaanku, membantu mengetik laporan, membalas email-email tentang kerjasama perusahaan dan mengingatkan beberapa pertemuan penting yang harus dihadiri oleh pak samuel.. ih.. lucu kalau aku memanggil pak,, umurnya tidak beda jauh denganku dan aku merasa dia belum pantas dipanggil pak... seiring dengan kesibukan-kesibukan dikantor  sakit dihatiku akibat dicampakkan erik mulai sembuh dengan berjalannya waktu.  Awalnya samuel bersikap acuh terus menerus tetapi melihat kegigihanku yang tidak menolak apapun yang diperintahkannya lambat laun dia sedikit lunak... entah tak tau kenapa dia selalu bersikap acuh dan jijik dengan perempuan,,,  aku tidak tau alasannya..  setelah beberapa minggu aku bekerja sebagai sekretaris samuel aku selalu dapat uang tambahan yah... istilahnya uang lembur dan itu sangat membantu sekali dengan kondisi keuangan yang sempat merosot drastis dikarenakan memulai hidup baru dikota ini,, beberapa karyawan diperusahaan ini mulai mengenalku, dan denger-denger gosip aku cukup populer dikalangan manager dilantai bawah..
Bruuk....!! aku dikagetkan dengan beberapa laporan yang sudah aku jilid dilemparkan tepat dihadapanku,  aku yang dari tadi asyik mengetik berhenti sesaat karena kaget dan menoleh ke arah suara itu berasal.
“ketik ulang,, sudah aku revisi sebagian dan setelah ini aku tidak mau ada yang salah lagi”
What!!! Aku tidak pernah melihat samuel semarah itu kepadaku  ada apa dengan dia
“ba ....baik pak”
“bagus   setengah jam lagi antar keruanganku”
Apa!!! Aku gak salah denger kan setengah jam !! aku bisa gila   
‘kenapa bengong!!! Keberatan...” aku tersentak dengan bentakan samuel yang bagiku terkesan aneh
“oh maaf pak,,,baik nanti aku akan antar keruangan bapak “ kulirik sekilas samuel menaikkan alis kanannya dan berlalu meninggalkanku tanpa berkat apapun.
*****
 Bersambung ke part 3

Minggu, 09 Juni 2013

LOVE STORY SHILLA PART 1

 LOVE STORY SHILLA part 1

" kita putus "  deg! dunia seakan runtuh saat dua kalimat itu terlontar dari bibir adit, waktu seakan berhenti hingga aku bisa merasakan daun-daun kering sekitar taman berlari-lari menjauh ditiup angin.
"a...apa!" aku membeku dan shockdengan apa yang barusan aku dengar
"maafkan aku shil, aku tidak bermaksud menyakitimu , kamu tau sendirikan seperti apa mamaku?" mama! oh... jadi penolakan itu belum juga berakhir... teringat kembali kenangan saat aku diperkenalkan kepada mamanya adit tante regina.
"ma ... kenalkan ini shilla" ku sodorkan tanganku untuk memnjabat tangannya
"ayahmu bekerja diperusahaan mana?" ku tarik tanganku dan menunduk sambil menjawab pertanyaan tante regina  "aku tumbuh besar dipanti asuhan tante.."
"what!" dengan berlagak kaget tante regina berdiri
"ma......" adit berusaha menenangkan mamanya
"adit mama pusing,, ajak temanmu ini pergi".
***
"shil.... kamu kenapa? maafkan aku, aku harus pergi dan aku ingin menyerahkan ini?" adit membuka retsreting tas yang dipegangnya dan mengeluarkan  kartu undangan yang dicetak berwarna biru bergambar sepasang merpati kulirik sekilas cetakan itu dan tepat lirikan mataku membaca sebuah nama aditya rahmadi bertunangan.  sebuah pukulan menyakitkan yang aku rasakan dihatiku..aku semakin bingung dengan semua ini  kenapa harus hari ini, kanapa..... harusnya hari ini hari kebahagiaanku karena aku baru saja menerima hasil pengumuman lulus kuliah lebih awal, tadinya aku ingin membagi kebahagiaanku kapada adit tapi justru kebahagiaan itu berubah menjadi kebingungan dan kesedihan... oh ya tuhan ........... dengan cepat aku mengangkat wajahku dan memandang adit mencari-cari raut wajahnya berharap dia sedang bercanda.
"aku tidak suka bercanda adit.... "
"aku tidak bercanda shilla.."
"aku yakin tante regina akan menyukaiku, kalu aku bersikap lebih baik lagi tante regina pasti akan....." aku ingin mempertahankan hubungan ini ,hubungan yang sudah berjalan hampir 5 tahun, adit cinta pertamaku, akan kulakukan apapun demi hubungan ini.
" menyukaiku... setiap hari aku akan kerumahmu menemaninya, melakukan apapun yang dia mau... mungkin kemaren aku terlalu kasar, terlalu manja didepanmu. terlalu........."
"shilla stop!! " tiba-tiba omonganku dipotong adit dengan sengaja bahakan terdengar sedikit melengking membuat beberapa orang yang berada disekitar taman menoleh kearah kami,,
"aku tidak bisa mempertahankan hubungan ini shilla... aku lelah denganmu,,, kamu terlalu sibuk dengan kegiatan kampus, lagian kamu tau sendirikan mama..?" deg! kata-kata yang langsung menusuk hatiku lagi dan kali ini bisa membuatku sedikit gemetar
"aku mencintaimu adit, aku sibuk karena aku ingin lulus lebih awal.. dan taukah kamu "
"ku mohon shilla stop!!" ekspesinya benar-benar marah kali ini, aku semakin gemetaran dan aku berusaha membendung air mata yang hampir tumpah. orang-orang disekeliling kami berbisik-bisik tidak jelas tentang kami tetapi aku berusaha tidak mempedulikannya. karna saat ini aku hanya ingin mempertahankan cinta pertamaku, aku tidak punya siapa-siapa lagi selain adit sejak aku memutuskan keluar dari panti asuhan dan berusaha mencari beasiswa pendidikan dikota ini.
"adit??"
"aku mencintai orang lain shilla!!" kali ini kata-kata adit benar-benar menusuk hatiku hingga sakit yang kurasakan menumpahkan air mata. adit yang mengetahui reaksiku beranjak pergi meninggalkanku  kau boleh datang kepesta pertunanganku jika kau mau.....?" aku tetap membaku, gemetar, air mataku semakin deras mengalir dipipiku ...... sial.. sial... kenapa air mataku ini tidak mau berhenti, aku benci menangis.  
aku berusaha mengejar adit dan memanggil -mangil namanya benar-benar tidak peduli pandangan orang-orang disekitar taman.
"adit.............. jangan tinggalkan aku.... adit....  adit kumohon....!"kalimat itu selalu keluar dari bibirku sedangkan aku berusaha mengejar langkahnya. berkali-kali tangannya aku pegang berusaha menahannya pergi dariku  dan berkali-kali juga ia menepisnya,, adit semakin dingin dan melemparkan tatapan yang tidak suka dengan apa yang aku perbuat, ia tanmpak malu dengan orang-orang disekeliling kami
"jangan seperti ini shilla... hubungan ini sudah selesai sampai disini "  bentakan adit membuatku sadar bahwa dia sudah tidak mencintaiku lagi karena selama berpacaran dengannya adit tidak pernah semarah itu padaku.
bibirku gemetar, tubuhku kaku, napasku seakan-akan berhenti ditenggorokanku, tetesan air mata ini semakin deras dipipiku.  adit hanya menoleh padaku sesaat sebelum memasuki mabil sedannya dan melajukan mobilnya dengan tergesa-gesaseakan takut aku akan mengejarnya lagi. akhirnya aku bersimpuh dan memegangi wajahku dan menangis sekeras-kerasnya.

******
bersambung ke part 2

Sabtu, 24 November 2012

Cara mengisi Catridge Printer Canon dan HP

Cara mengisi Catridge Printer Canon dan HP
Printer memang perangkat pendukung computer yang sangat familier di dunia, printer biasa digunakan untuk mencetak dokumen, gambar desain, foto ataupun yang lainnya…., Namun pada perkembangannya sekarang juga ada printer 3 in 1 dimana bisa untuk scan gambar ataupun fotocopy.
Namun pada prinsipnya printer yang 3 in 1 ataupun yang berfungsi untuk mencetak saja kegunaannya hamper sama, media outputnya tetap cetakan pada media kertas.  Saat kita membeli printer baru maka semua terlihat lancer saja namun saat kita mencetak dalam skala yang banyak maka lama-lama tinta pada catridge akan habis, bila habis maka hasil cetakan akan putus-putus dan akhirnya tidak tampak sama sekali.
Agar catridge kita awet maka sebelum terjadi kerusakan sebaiknya kita isi catridge kita dengan tinta yang sesuai, biasanya dalam kemasan tinta isi ulang ada spesifikasinya. Untuk merk bisa disesuaikan dengan bagjed dan selera masing-masing, namun saya sarankan anda bisa membeli dalam kemasan botol dengan isi 100ml karena akan lebih murah jatuhnya dibandingkan bila anda membeli yang dalam kemasan suntik yang hanya berisi 40ml.
Banyak yang tidak tahu kalau ternyata cartridge Canon menggunakan teknologi thermal untuk mengalirkan tinta waktu kita mencetak dokumen dan ternyata tinta selain berguna untuk mencetak ternyata juga sebagai pendingin head cartridgenya. Ternyata apabila kita memaksakan cartridge untuk mencetak dengan kondisi tinta sudah hampir habis bisa menyebabkan kerusakan pada head  Cartridgenya karena pada waktu head cartridge melakukan pemanasan untuk proses cetak tanpa disertai tinta sebagai pendinginnya, maka akan ada komponen di head cartridge yang akan hangus sehingga tidak bisa digunakan lagi
By the way setelah tinta tersedia maka langkah-langkahnya adalah sebagai berikut :
1.       Hidupkan printer.
2.       Buka tutup pada printer, tunggu sesaat agar catridge pada posisi ditempatnya.
3.       Copot catridge dengan cara ditekan bagian belakang catridge kebawah. Setelah itu ambil. Perlu diketahui saat membawa catridge jangan sampai menyentuh head catridge karena akan membuat rusak catridge karena dari sentuhan tangan kita bisa menutup pori-pori dan bisa terjadi penyumbatan.
4.       Buatlah lubang menggunakan bor kecil atau paku kecil di tempat yang ditentukan. Dapat anda lihat pada catridgenya lepaslah stiker yang menempel dibagian atas catridge lalu lihatlah maka pada permukaannya ada sebuah lingkaran buatlah lubang pada lingkaran tersebut, untuk catridge HP dibelakang stiker sudah ada lubang jadi tidak perlu dilubangi lagi tapi untuk canon harus dibuat lubang terlebih dahulu.
5.       Isi catridge sesuai dengan warnanya. Untuk hitam mungkin tidak ada masalah namun untuk catridge warna maka isilah sesuai dengan warnanya jangan sampai keliru, untuk tipe canon pada gambar berikut ini.
Sedangkan untuk Catridge printer HP dapat anda lihat pada gambar berikut:
6.       Isilah tinta seperlunya saja jangan terlalu banyak karena akan tumpah dan jaga agar jangan sampai mengotori pin-pin yang ada karena bisa menyebabkan konsleting, sebelum itu terjadi maka jaga pin-pin pada bagian depan catridge dalam keadaan bersih dan kering.
7.       Tutup lubang tempat mengisi tadi dengan isolasi atau lakban.
8.       Sebelum anda pasang cek kondisi catridge anda bila bagian head nya kotor atau ada tintanya maka laplah dengan tissue basah atau tissue kering yang anda basahi dengan alcohol, sedang pada bagian pin-pin bisa lap dengan tissue kering.
9.       Pasang kembali catridge anda, Printer anda siap digunakan kembali.
Cara ini sudah penulis coba dan berdasarkan pada pengalaman penulis, Penulis menggunakan printer Canon Ip1800 dan Printer HP3744, Selamat mencoba dan semoga bermanfaat!!!

Cara Mengenali 7 Arti Lampu Kedip Printer Canon Pixma IP dan Solusinya

Cara Mengenali 7 Arti Lampu Kedip Printer Canon Pixma IP dan Solusinya
Ketika kita melakukan aktivitas pekerjaan baik baik di kantor, di rumah ataupun bagi yang masih sekolah tentu tidak asing dengan perangkat computer dan printer. Namun seringkali saat kita ingin mencetak hasil pekerjaan, kita sering dihadapkan pada masalah printer yang ngadat. Untuk printer Canon saat printer mengalami masalah biasanya dapat terlihat dari lampu yang berkedip. Kali ini saya ingin memberikan sedikit pencerahan untuk permasalahan tersebut :
*        Kedip 7 kali hijau, Kedip 7 kali oranye berkedipbergantian. Waste Ink Pad Full / Ink Absorber Full. Printer memerlukan reset menggunakan software general tool resetter atau Ip Tool.
*      Kedip 3 kali Oranye, Kedip 1kali hijau. Terjadi masalah di mekanik printer.
*      Kedip 4 kali oranye, Kedip 1kali hijau. Printer absorber full (Waste Ink Pad Full). Printer memerlukan software resetter menggunakan software general tool resetter.
*      Kedip 5 kali oranye, Kedip 1 kali hijau. Cartridge Color atau black bermasalah. Masalah ini timbul bisa karena konektornya kotor atau chip IC rusak. Silakan Anda bersihkan terlebih dahulu menggunakan penghapus pensil konektor yang terdapat di cartridge dan cobalah pasang kembali. Jika tidak bisa gantilah cartridge Anda.
*      Kedip 7 kali oranye, Kedip 1 kali hijau. Ada indikasi cartridge yang warna rusak. Biasanya terjadi pada printer Canon IP1980 blink.
*      Kedip 7 kali oranye 1 kali hijau. Solusinya ganti Cartridge warna. Kerusakan Cartridge disebabkan oleh beberapa hal misalnya chip IC rusak, kotornya konektor atau Penyebab lain. Cobalah terlebih dahulu membersihkan konektor sebelum melakukan penggantian cartridge.
*      Kedip 8 kali oranye, Kedip 1 kali hijau. Merupakan indikator bahwa Ink tank full. Printer Anda perlu di reset menggunakan general tool resetter.
*      Kedip 14 kali / Kedip 15 kali oranye, Kedip 1 kali hijau. Ada kemungkinan cartridge hitam harus diganti. Cobalah terlebih dahulu membersihkan konektor cartridge karena kemungkinan kotor sehingga koneksinya tidak lancar.
Selamat mencoba!!! Untuk cara reset printer canon akan saya postingkan lain waktu….